Sajikan Kuliner Nusantara, MAN 5 Madina Gelar Bazaar P5PPRA Bertema Karakter Islami
Kase rao rao – Suasana di lingkungan MAN 5 Mandailing Natal hari ini tampak berbeda dari biasanya. Aroma rempah dan masakan khas daerah memenuhi udara saat para siswa menggelar Bazaar Madrasah sebagai bagian dari implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA), Kamis (12/2/2026).
Dengan mengusung tema "Citarasa Nusantara, Karakter Islami Generasi Madrasah," kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang jual beli kuliner, tetapi juga menjadi laboratorium nyata bagi siswa untuk mempraktikkan nilai-nilai kewirausahaan yang berlandaskan syariat.
Para siswa dari berbagai kelas menyulap stan mereka menjadi etalase. Melalui Kurikulum Merdeka, siswa diajak untuk:
Mengenal Identitas Bangsa: Mendalami asal-usul dan filosofi masakan nusantara.
Kreativitas & Inovasi: Mengolah bahan lokal menjadi sajian yang menarik bagi konsumen.
Kerjasama Tim: Mengelola pembagian tugas, mulai dari produksi hingga pemasaran.
Membangun Karakter Islami
Kepala MAN 5 Madina menyampaikan bahwa poin utama dari kegiatan ini adalah pembentukan karakter. "Kami ingin mencetak generasi yang mandiri secara ekonomi namun tetap memegang teguh nilai Islami. Jujur dalam menimbang, ramah dalam melayani, dan bersih dalam penyajian adalah kuncinya," ujarnya di sela-sela peninjauan stan.
Kegiatan P5PPRA ini membuktikan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan ruang luas bagi siswa untuk belajar di luar kelas. Generasi madrasah diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghargai keberagaman budaya (Nusantara) sekaligus menjadi pribadi yang shaleh dan shalehah.
